Tuesday, October 8, 2013

hay... (para manusia setengah dewaku)


hay apa kabar?
hmmm sudah lama kita tak jumpa?
sedang sibuk apa sekarang?

pertanyaan itu yang selalu mengitari pikiran ini..

hay...
para manusia setengah dewa.
ya, iya kalian !!! .,
yang telah ku anggap kau,kau dan kau lah manusia yang hampir sempurna.
yang selalu ku banggakan disetiap nyata dan mimpiku.
yang selalu keceritakan pada embun dipagi hari, mentari disiang hari, pelangi disenja hari dan para bintang dan bulan para primadona malam.
kau, kau dan kau para manusia pilihan yang dikirim oleh tuhan untuk hadir di dalam hidupku.
ya, kau,kau dan kau para manusia pilihan yang dengan kebaikanNya dihadiahkan untukku yang sampai saat inipun aku bingung pantaskah aku menerima hadiah ini.

hay ..
masih ingatkah kalian tentang mimpi kita,,
mimpi yang selalu kita banggakan..
mimpi yang tak terlalu besar , sebesar kita mengubah dunia, bukan juga mimpi tentang menggenggam dunia.
ini hanya mimpi kita,, mimpi yang tak pernah terucap,tersurat, tapi aku tau kau, kau dan kau merasakan mimpi yang sama pula.. namun karena derasnya hembusan angin ego yang tak pernah mengijinkan aku sejenak untuk lukiskan mimpi mimpi kita dalam sebuah kampas yang kan ku beri figura yang indah dan ku gantungkan di atas langit sana bersama primadona malam, tuk menyejukan hati serupa embun di pagi hari, yang memberikan kehangatan seperti sang mentari, dan memberikan keindahan seperti pelangi.

hay..
para manusia setengah dewa.
yang kau sebut sahabat mu ini sekarang mulai rapuh.
mulai tak lagi mampu tegak berdiri.
mulai tak lagi tau arah hidupnya.
mulai terombang ambing oleh kebisingan dan gurauan kejam dunia ini.

hay ..
para manusia setengah dewa..
masih pantaskah aku kau sebut sahabat, kala dunia melontarkan pertanyaan pertanyaan tentang kau, kau , dan kau.
aku hanya bisa terdiam,diam diam, ya hanya diam.

hay ..
para manusia setengah dewa..
tolong bantu aku untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan dunia.
ya sedikit saja, agar dunia tau aku sahabat kau, kau dan kau.
ya sedikit saja, agar aku tak diam.

hay...
para manusia setengah dewa..
izinkanlah aku ceritakan semua tentang kita pada dunia.
seperti aku ceritakan dan banggakan pada embun dipagi hari, mentari disiang hari, pelangi disenja hari dan para primadona malam.
ya biarkan tak hanya mereka yang tau cerita kita.
biarkan dunia tau cerita kita.
biarkan ..
biarkan..
meski aku masih ragu masihkah aku sahabat kau, kau dan kau..
ya sampai saat inipun aku masih belum yakin .
maaf, tapi ini opini ku, opini manusia biasa yang banyak kekurangan.
tapi walau bagaimanapun sekali lagi kau, kau dan kau adalah manusia setengah dewaku.
maunsia yang hampir sempurna, ya.. sempurna .. karena kau, kau dan kau sempurnakan hidupku.

terimakasih tuhan..
sungguh inilah hadiah terindah untuku.
jaga mereka.
meski jarak dan waktu membuat ku tak lagi mampu mendengar tawanya, dan menghalangi angin yang membawa kabar tentang mereka..
ya .. jaga mereka tuhan,..



No comments:

Post a Comment