"Assalamualaikum
Perkenalkan nama saya "ara"
saya pindahan dari tasik."
mungkin itu ucapan pertamaku yang dia dengar.
sebuah salam perkenalan didepan kelas saat ku harus pindah sekolah ke kota Garut.
tak ada yang spesial rasanya semuanya biasa saja. hanya lingkungan asing dan makhluk makhluk asing yang ada didalamnya.
setelah memperkenalkan diri guruku mempersilahkan mengisi tempat duduk yang kosong dan kebetulan saat itu aku duduk di samping teman pertamaku di meja kedua yang bernama "tri".
"hei aku tri" (sapa tri)
"ara" (balasku sambil senyum dan menjabat tangannya)
dan begitulah aku tau nama teman pertamaku itu.
aku duduk sambil sesekali ku memandang sekeliling kelasku. namun ku sempat menghentikan pandanganku dan kuberi jeda yang cukup untuk membiarkan mata ini melihatnya lebih jelas, jelas dan jelas.
mataku kini terperosok pada sesuatu yang begitu indah, yang tadi sempat tak terlihat kini bisa kunikmati dengan indah.karena mungkin saat didiepan tadi aku tak fokus karena semua pandang tertuju padaku. tapi kini aku bisa melihatnya lebih jelas, jelas dan jelas.
saat mataku terperosok lebih dalam memandangnya , entah mungkin malaikat pelindungnya berbisik dan memberitahunya bahwa aku sedang memangdangnya, dypun perlahan menegok ke arahku dan perlahan pula dy memberikan sebuah senyuman pertamanya untukku.
pandanganku tak tau malu tetap memandangnya
bibir ini tak terkontrol mulai bergerak menciptakan senyuman
hati ini menciptakan tanya siapakah dia
dan otak ini mulai mencari cara untuk menjawabnya.
pelajaranpun dimulai guruku mulai menerangkan.
ku siapkan alat tulisku dan mulai memperhatikannya.
diakhir pelajaran guruku memberikan sebuah permainan.
"siapa yang bisa menjawab pertanyaan ibu bisa pulang duluan"(ujar guruku)
semua terlihat senang dan antusias tapi tidak untukku.
saat guruku selesai memberikan pertanyaan pertama tak lama ada seorang perempuan mengacungkan tangannya.
"ya rina apa jawabanya?" (ujar guruku)
dan rinapun menjawab pertanyaanya dengan tepat dan diapun bisa pulang lebih awal.
entah kenapa aku mulai senang dengan permainan yang guruku berikan. bukan karena aku ingin segera pulang tapi otakku seakan mendapat jawaban bagaimana cara menjawab pertanyaan dari hati untuk bisa tau nama perempuan itu, dan otaku bilang dengan permainan ini aku bisa mengetahui namanya dengan berharap dia mengacungkan tangan dan guruku menyebutkan namanya.
kini aku antusias mengikuti permainan ini.
selanjutnya pertanyaan keduapun diberikan namun dia belum mengacungkan tangannya, dan pertanyaan ketigapun dia belum juga mengacungkan tanganya. hatiku mulai cemas karena sebentarlagi bel akan segera bunyi yang membuat semua murid bisa pulang tanpa harus menjawab pertanyaan guruku dan membuat aku harus menunggu esok hari untuk tau siapa namanya.
namun saat guruku selasai membacakan pertanyaan ke empat moment yang aku tunggu dari tadi tercipta, perempuan yang membuat pandanganku terperosok padanya kini mengancungkan tangannya.
"ya APRIL apa jawabanya?"
dan diapun menjawab pertanyaan dengan tepat.
aku senang sekali kini aku tau namanya seorang perempuan yang dari tadi membuat batinku dan otak ini bekerja keras kini terobati sudah tanpa ku harus menunggunya esok hari dan semua dijawab dengan sebuah nama indah sesuai bulan aku pertama kali memandangnya, ya "APRIL".
to be continue
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
alvikuye
april 2005, garoet
No comments:
Post a Comment