Thursday, March 10, 2016

Kehilangan part 2

Selamat pagi arah,
Hari ini tanggl 10 bulan maret, hari kedua aku berumur 23tahun. Ternyata tak ada yang spesial di hari kemarin, bahkan gerhanapun aku tak menikmatinya karena aku bangun kesiangan.ditambah lagi tak ada pesan darimu yang nyangkut dilayar 4inciku ini, yang menyedihkan lagi aku juga harus kehilangan seseorang yang membuatku masih bisa tersenyum saat aku harus menangis, dan harusnya aku jatuh tapi ia malah membuatku berdiri dan kencang berlari.
Ya arah, saat terakhir aku memutuskan untuk pergi menjauh darimu, aku merasa kehilangan, sedih dan awan gelisah selalu menyelimuti hari hari setelah itu.
Tapi Arah, di sela waktu itu tuhan menghadirkan sosok dy di hidupku, ya orang yang membuatku masih bisa tersenyum saat aku harus menangis, dan harusnya aku jatuh tapi ia malah membuatku berdiri dan kencang berlari. Aku kembali tenang ketika ada dy ya walaupun sekedar berbalas pesan lewat layar digital aku sudah merasa tenang.
Tapi saat aku mulai mencoba berdiri dy meminta izin untuk menjaga jarak, karena sudah ada lakilaki yang akan melamarnya. dy blum mengiyakan lakilaki itu, tpi dengan adanya itu dy ingin berlaku adil, dy ingin berbenah, memperbaiki dirinya dan meminta maaf jika akan ada dinding pemisah antara aku dan dy, karena aku bukan mahromnya.  Lagi lagi arah aku masih belum mengerti aturan dalam mencintai seorang muslimah sepertimu dan dia. Sangat berbeda pemahamanku tentang cara mencintai. Aku tak bisa seenaknya menyatakan rasa, aku tak bisa terlalu dekat apalagi jalan berdua dan Ketika wanita itu merasa dekat lalu mulai merasa ada rasa, pasti dy akan menjauh.
Tapi itulah yang membuatmu dan dy spesial, tak mudah bagi dy menggadaikan rasa pada mahluk, karena cinta dy hanya milikNYa dan untuk mendapatkannya harus melalui jalan dan aturan tuhan. Dan itu yang membuatku merasa kecewa karena aku masih saja merasa kehilangan dan sedih.  Karena kalau aku sudah mengikuti dengan benar jalan dan aturanNya pastinya aku tak akan merasa kecewa, sedih dan kehilangan. Karena sesungguhnya aku tak benar benar memiliki, Dy lah yang maha memiliki.
Arah, maaf aku harus mengakui bahwa aku kini merasa kehilangan untuk kedua kalinya setelah kehilanganmu dan mungkin lebih rasa kehilangannya. Tapi tenang arah aku akan segera begegas bangkit, terus memperbaiki diri, dan menambah pemahamanku tentang aturan dan jalanNya.

Bandung, 10-03-2016
Alvikuye

No comments:

Post a Comment