ada getaran yang menimbulkan gelombang dahsyat, yang menghanyutkanku pada masalalu..
ketika semua janji terucap pasti, ketika senyummu merona indah layaknya rona senja yang selalu kita bicarakan. mimpi mimpi terpelihara dengan layak, mimpi mimpi tentang masa depan yang kelak kan membuat kita menjadi sepasang manusia yang saling berbahagia. setiap tawa kan renyah terasa, bahkan jika suatu saat ada masalah aku selalu siap mengalah, agar senyummu tetap merekah. tapi semua itu sirna, tersapu oleh janji sehidup semati dan janji bersama dalam melangkah. ya, seseorang yang jauh lebih bisa membuat senyummu merekah, yang kini membuat hati ini patah.
sekian lama aku bersembunyi, diantara janji janji kita yang tak bisa ditepati dan diantara mimpi mimpi yang mati, namun hati beserta rasa yang entah mengapa begitu kekal dan abadi..
masih di persembunyianku aku tersungkur diamtara kepercayadirian yang baru saja terlahir kembali, di sebuah perjalanan mencari jati diri, aku tersesat dan tersudut di beranda media sosial yang lama tak ku kunjungi.
dengan sesak didada, aku merayakan patah hati,meresapi perih disetiap bingkai yang ku tatap, jemari begitu perih menahan luka di setiap slide yang coba terus ku jelejahi, mata ini pedih menyelami caption setiap bingkainya.
kini hanya satu yang ada di benakku, akankah suatu saat disela waktu luangmu terbesit aku dalam bingkai kenanganmu, cukup kenang aku, tanpa perlu terucap, cukup kenang aku tanpa perlu kau tatap, cukup kenang aku dan segera lupakan, karena ada orang yang harus kau segerakan untuk dibahagiakan.
dan bila waktu itu benar benar terjadi, ucapan terimakasih sudah lama terucap, seiring doa yang selalu kupanjatkan dan harap yang selalu ku dekap.
alvikuye,
serang banten
04 10 2010
No comments:
Post a Comment