Tuesday, December 4, 2018

dingin

menemukan satu titik.
diantara rintik hujan.
menjelma dalam riuh dalam kehampaan.
dalam sebuah rasa yang tersimpan.

kali ini aku benar benar bingung,
dengan rasa yang kian nyaring mengaum.
bak raja hutan yang perkasa rasa itu mulai menguasai seisi hati.
rindu dan semua rasa yang tersimpan semakin deras menghujam.

sementara itu, senyummu terbias oleh hujan siang tadi.
tawamu kini terpendam oleh setiap tetesannya.
sikapmu semakin dingin menusuk setiap rongga sepi dalam keriuhannya.

dalam dingin,

aku coba terus berlari, berpindah diantara rindang pohon yang memberikan hangat atau sekedar menyelamatkanku dari setiap tetesan  air hujan.

tak jarang, diantara rindang pohon itu begitu menggoda, mmbuatku ingin berlama lama bahkan berharap selamanya, namun apakah ini yang hati inginkan?

bukankah tujuan dari sebuah pendakian adalah puncak.

dan sebagai seorang pendaki, semakin mendekati puncak kita akan merasakan suhu yang semakin dingin. dan semakin dingin suhu udara, semakin dekat juga dengan puncak. 

lalu, untuk apa aku berlama lama berteduh diantara sekian banyak pohon yang begitu menggoda? toh pada akhirnya hati ini sudah menetapkan tujuannya. 

jikalau nanti aku tak menemui puncak yang diharapkan, dan terjatuh dalam jurang, aku pastikan aku akan tetap bahagia, karena aku pernah benar benar berjuang untuk sebuah hati yang benar benar aku percaya dan aku inginkan.

dan mulai sekarang biarkan aku menjadi sang pendaki sejati, yang tak kalah oleh terpaan suhu dingin, karena aku percaya, semakin dinging suhu, semakin dekat puncak yang ku tuju. dan biarkan aku jadikan kau satu satunya puncak yang kan ku tuju.

alvikuye,
4 desember 2018
tasikmalaya

No comments:

Post a Comment