Pergi, bukanlah jalan yang aku kehendaki,
Tapi itulah takdir yang harus ku jalani,
Ketika perjuangan hilang arti,
Pergi jadi sebuah solusi yang tak bisa ku hindari.
Kau selalu ingin indahnya pelangi,
Tapi hadirnya hujan selalu kau caci,
Bukan kah pelangi tercipta setelah hujan hadir membasahi bumi,
Kenapa kau tak sabar dan mencoba menikmati kehadirannya.
Selepas pergi, yang aku harus segera lakukan adalah memulai.
Tapi bagaimana bisa kala rindu masih saja usil mengusik hati ini.
Membuka jengkal demi jengkal kenangan yang pernah terjadi,
Membuka cerita yang tak berakhir jadi cinta.
Pernah terbesit dalam pikiran liarku untuk kembali,
Mendambamu diujung rindu, memintamu dalam doa,
Memilikimu dalam imajinasi, mendakap dalam harap.
Tapi sejak kepergiaanku kau bukan lagi tempat tuk kembali.
alvikuye
17 07 2018
tasikmalaya
No comments:
Post a Comment